Monday, August 31, 2009

Robert Kiyosaki; Amerika Akan Seperti Katak Panggang

Kalau diterjemahkan: Tiap kali saya mendengar politisi menyebut kata "Stimulus", saya menjadi teringat kembali praktikum Biologi waktu di sekolah; yaitu percobaan pada katak yang baru saja mati, saya sentuhkan kabel listrik ke katak itu agar katak tsb bergerak. Hari ini, kita adalah katak yang mati. Kalau diberi stimulus terus menerus, katak itu akan segera menjadi "katak panggang".

Berikut saya copy paste kan artikel selengkapnya tentang pendapat Robert Kiyosaki terhadap Perekonomian Amerika Saat ini. Terjemahannya saya tuliskan dibawah artikel tsb.

"Is the crisis over?" is a question I am often asked. "Is the economy coming back?"
My reply is, "I don't think so. I would prepare for the worst."

Like most people, I wish for a better future for all of us. Life is better when people are working, happy, and spending money.

The stock market has been going up since March 9, 2009. Talk of "green shoots" fill the air. Yet, in spite of the more positive news, I continue to recommend that people prepare for the worst. The following are some of my reasons:

1. I believe the stock market is being manipulated. I suspect the government, banks, and Wall Street are doing everything they can to keep the market from crashing. Our leaders know that nothing makes the world feel better than a raging bull market.

Do I have any proof that the market is being manipulated? No. I just smell a rat, or a pack of rats. I believe greed, self-interest, arrogance, and fear control the financial markets. I suspect those in charge will do anything to keep us all from panicking... and I don't blame them. A global panic would be ugly and dangerous.

2. In my view, this global crisis has been caused by the Federal Reserve Bank, the U.S. Treasury, Wall Street, and the central banks of the world. They caused the problem, profited excessively in doing so, and now profit by being asked to fix the problem.

Every time I hear a politician mention the word stimulus, my mind flashes back to high school biology class, when I touched battery wires to a dead frog to make it twitch. Today, you and I are the dead frogs. Pretty soon the dead frog will be fried frog.

In the 1980s, our government's hot money stimulus was measured only in the millions of dollars. By the 1990s, the government had to ramp the stimulus voltage into the billions in order to get the frog to twitch. Today the frog has jumper cables with trillions in high-voltage hot money pouring through the lines.

While most us feel better when we have more high-voltage money in our hands, none of us feel good about higher taxes, increasing national debt, and rising inflation for the long term. Another old saying goes, "Sometimes the cure is worse than the disease." I say the government stimulus cure is killing us frogs.

3. Old frogs don't hop. Another reason I am cautious about the future is that the Western world has a growing number of old frogs. Between 1970 and 2000, the economy responded to bailouts and stimulus packages because the baby boomers of the world were entering their greatest earning years -- their purchasing power increased, and demand for homes, cars, refrigerators, computers, and TVs boosted the economy.

The stimulus plans seemed to work. But when a person turns 60, their spending habits change dramatically. They stop consuming and start conserving like a bear preparing for winter. The economy of the Western world is heading into winter. Hot wires and hot money will not get old frogs to hop. Old frogs will simply join the bears and stick that money in the bank as they prepare for the long, hard winter known as old age. The businesses that will do well in a winter economy are drug companies, hospitals, wheelchair manufacturers, and mortuaries.

4. The dying frog economy will lead us to the biggest Ponzi schemes of all: Social Security and Medicare. If we think this subprime financial crisis is big, it's my opinion that this crisis will be dwarfed by the crisis brewing in Social Security and Medicare...Medicare being the biggest crisis of all. As old frogs head for the big lily pad in the sky, they will demand young frogs spend even more in tax dollars just to keep old frogs from croaking.

5. The 401(k)Ponzi scheme. A Ponzi scheme, like the scheme Madoff ran, depends upon young money to pay off old money. In other words, a Ponzi scheme needs tadpoles to finance old frogs. The same is true for the 401(k) and other retirement plans to work. If young money does not come into the stock market, the old money cannot retire. One reason so many people my age are worried, not only about Social Security and Medicare, is because they're concerned about getting their money out of the stock market before the other old frogs decide to drain the swamp.

The facts are that the 401(k) plan has a trigger that requires old frogs to begin withdrawing their money at a certain age. In other words, as baby boomers grow older, more and more will be required, by law, to begin withdrawing their money from the market. You do not have to be a rocket scientist to know that it is hard for a market to keep going up when more and more people are getting out.

The reason the 401(k) has this law related to mandatory withdrawals is because the Federal government wants to collect the taxes that they deferred when the worker's money went into the plan. In other words, the taxman wants their pound of flesh. Since they allowed the worker to invest without paying taxes, the government wants their tax dollars when the employee retires. That is why the laws require older workers to sell their shares ¬-- and pay their pound of flesh.

Demographics show that we are entering a battle between young and old. I call it the "Age War." The young want to hang onto their money to grow their families, businesses, and wealth. The old want the tax and investment dollars of the young to sustain their old age.

This war is not coming...it is upon us now. This is one of many reasons why I remain cautious and say, "The worst is yet to come."

Terjemahannya adalah sebagai berikut:

"Apakah krisis ekonomi sudah berakhir?" Saya sering ditanya tentang hal itu. Jawaban saya: "Menurut saya belum berakhir, saya kan bersiap-siap untuk kemungkinan yang terburuk."

Seperti kebanyakan orang, saya juga berharap masa depan yang lebih baik. Kehidupan menjadi lebih baik manakala tiap orang bekerja, bahagia dan bisa berbelanja untuk kebutuhan hidup.

Bursa Saham sudah mulai naik sejak 9 Maret 2009. Kabar membaiknya perekonomian pun mulai merebak. Terlepas dari berita-berita ekonomi yang bagus, saya tetap menganjurkan bahwa kita harus bersiap untuk kemungkinan terburuk. Berikut ini adalah beberapa alasan saya:

  1. Saya percaya bahwa Bursa Saham / Stock Market sedang dimanipulasi. Saya curiga bahwa pemerintah, bank dan Wall Street sedang berusaha semampu mereka untuk mencegah agar pasar tidak ambruk. Para pemimpin kita tahu bahwa tidak ada yang membuat dunia merasa lebih nyaman dan enak selain "raging bull market" ( sinyal membaiknya bursa saham )
    Apakah saya punya bukti bahwa Pasar Saham sedang dimanipulasi? Tidak, saya tidak punya bukti. Tetapi saya dapat mencium sekelompok tikus sedang melakukan manipulasi. Saya percaya bahwa keserakahan, kepentingan pribadi, kesombongan, dan ketakutan berbaur menjadi satu mengontrol "financial market". Saya yakin para pejabat yang berwenang berusaha keras agar kita terbebas dari kepanikan...dan saya tidak menyalahkan mereka. Kepanikan global dapat memperburuk keadaan.
  2. Menurut pendapat saya, krisis ekonomi ini disebabkan oleh Federal Reserve Bank, US Treasury, Wall Street dan Bank Central seluruh dunia. Mereka penyebab masalah ini, mengambil profit yang cukup tinggi, dan sekarang mereka tetap profit karena diminta untuk memulihkan perekonomian.
    Anggap saja seperti tukang sihir, untung saat diminta menyantet orang dan ketika yang disantet sakit, mereka tetap untung karena diminta mengobati ( red. )
    Tiap kali saya mendengar politisi menyebut kata "Stimulus", saya menjadi teringat kembali praktikum Biologi waktu di sekolah; yaitu percobaan pada katak yang baru saja mati, saya sentuhkan kabel listrik ke katak itu agar katak tsb bergerak. Hari ini, kita adalah katak yang mati. Kalau diberi stimulus terus menerus, katak itu akan segera menjadi "katak panggang".
    Pada tahun 1980an paket stimulus pemerintah hanya berkisar jutaan dollar. Pada tahun 1990an tegangan stimulus dinaikkan menjadi milliaran dollar agar katak bisa bergerak. Hari ini tahun 2009, pemerintah telah mengalirkan tegangan triliunan dollar pada kabel listrik tersebut agar katak tsb kembali bergerak.
    Hampir semua orang senang kalau diberi bantuan uang bertegangan tinggi sampai triliunan dollar, tetapi tak satupun senang dengan dampaknya spt kenaikan pajak, kenaikan hutang nasional dan kenaikan inflasi. Peribahasa mengatakan "Terkadang obat malah lebih berbahaya ketimbang penyakitnya." Menurut saya obat stimulus yang diberikan pemerintah malah akan membunuh katak tsb.
( sumber dari yahoo finance news dan www.ayo-investasi.com )

Wednesday, August 12, 2009

Jual Beli Emas Batangan

Bagi yang sudah membeli ebook kebunemas seperti yang saya postingkan sebelumnya. Maka saatnya untuk mengetahui tempat-tempat yang menjual emas batangan
1. PT ANTAM ( http://www.logammulia.com/ )
2. Pegadaian
3. Toko toko emas
4. Bank Mega Syariah Bandung ( Cabang lain belum tersedia )
Yang menarik di Bank Mega Syariah tidak hanya menjual emas batangan tetapi juga mempunyai produk gadai syariah. Sehingga emas batangan yang kita beli disana bisa langsung kita gadaikan di bank tersebut.
Tempat menggadaikan juga tersedia di Bank Bank Syariah lainnya di seluruh tanah air. Carilah yang biaya penitipan murah dan nilai taksir emas nya tinggi. Agar diperoleh profit yang maksimal.
Untuk lebih jelas mengenai prospek investasi emas silakan kunjungi website www.ayo-investasi.com . Disitu dijelaskan secara detail mulai dari sejarah uang sampai ke prediksi perekonomian oleh para pakar dunia.

Tuesday, July 21, 2009

Peluang Usaha, Investasi Emas

Disarankan kita bisa menyisihkan setidaknya 1 gram emas perbulan untuk tabungan hari tua. Kenapa kok emas? Ya karena dipastikan makin tahun makin mahal, apalagi di zaman krisis global seperti ini, banyak yang tidak percaya dengan uang kertas khususnya Dollar. Ok saya tidak akan bahas soal lemahnya dollar, tetapi gambaran logis tentang menabung emas lebih menguntungkan ketimbang menabung uang kertas.
Coba kita lihat harga emas per bulan Juli 2009. Harga emas bisa kita lihat dari situs http://www.logammulia.com/news.php?id=9 .
Bulan Juli ini per gram sdh mencapai 354 ribu. Padahal beberapa bulan sebelumnya hanya 300 ribuan belum nyentuh di 350 ribu. Cepat sekali bukan?
Bayangkan harga rumah type 36 semisal 180.000.000. atau kalau dalam emas 180 juta : 300 ribu = 600 gram emas 24 karat. Jadi kalau sekarang anda punya tabungan dalam bentuk emas sebanyak 600 gram emas akan tetap bisa dibelikan rumah type 36 pada 10 tahun yang akan datang atau 5 tahun yang akan datang. Bayangkan kalau 5 tahun lagi harga emas menjadi 1 juta per gram berarti anda memilik 600 gram x 1 juta = 600 juta. Kalau anda simpan dalam bentuk uang senilai 180 juta spt tersebut diatas ( misal disimpan dalam tabungan bank )maka uang tersebut 5 tahun lagi sdh tidak bisa dibelikan rumah type 36. Realistis bukan?
Untuk itulah saya sarankan kumpulkan emas utk hari tua. Walaupun sebulan 1 gram, tetapi kalau bisa continue selama 36 bulan atau 100 bulan kan jadi 100 gram. Tetapi ada jurus jitu agar anda bisa memilik 100 gram dengan hanya membayar 1/3 dari harga emas tersebut. Caranya ada di ebook kebun emas ini. Silakan beli ebook seharga 250 ribu dan saya yakin anda sangat terbantu dengan ilmu baru ini. Klik link ini utk membeli ebook kebun emas.
Didalamnya juga ada strategi membeli emas dengan kartu kredit, tetapi tidak saya sarankan, karena kartu kredit itu sarana pembayaran riba. Ada unsur bunga yang sangat memberatkan dan dosa riba lebih besar dari menzinahi ibunya sendiri.
Walaupun anda bisa melunasi sebelum jatuh tempo, tetapi ada jebakan riba yang memang dirancang oleh company ini.
Ada 3 strategi investasi emas yang disarankan oleh ebook kebun emas, dan saya tertarik dengan 2 strategi. Menariknya strategi ini menganjurkan utk bekerja sama dengan Bank Syariah atau Pegadaian Syariah. Sekali lagi jangan pakai kartu kredit, walaupun dalam strategi yang dijelaskan, bisa melunasi kartu kredit dalam bebarapa hari atau minggu. Jauhi riba, Insya Allah kita bahagai dunia dan akherat.
Silakan tambah ilmu investasi anda, uang 250 ribu apalah artinya kalau anda bisa memperoleh ilmu yang jauh lebih besar nilainya. Kalau anda belikan baju mungkin 1 tahun sudah usang, tapi kalau anda belikan ilmu akan bermanfaat seumur hidup anda.
Ayo jangan pelit utk diri anda dan keluarga anda, beli jurus jitu investasi emas sekarang juga. Banyak manfaat yang bisa anda petik.

Wednesday, July 15, 2009

Runtuhnya Dollar Karena Hyperinflasi

Defisit anggaran Amerika saat ini mencapai $1.1 trillion. Penyebab deficit adalah untuk membantu Bank-Bank di Amerika, Perusahaan Besar, dan termasuk paket stimulus yang diajukan pemerintah.
China cukup kuatir dengan nasib negara tersebut, karena China saat ini menyimpan devisa terbesar didunia saat ini dengan total cadangan dollar mencapai lebih dari $2.1 trillion. Kalau sampai terjadi hyperinflasi dan dollar anjlok, maka tinggal hitung kerugian para pemegang dollar. Katakanlah saya mempunya Rp.10.000.000 saya belikan dollar dapat $1000. Tahun depan karena hyperinflasi, maka dollar tidak laku dipasaran dan kurs jatuh sampai $8000 . Maka uang saya tinggal $1000 x Rp.8000 = 8 Juta. Yang 2 juta dirampok inflasi.
Lha kalau uang saya 1 juta dollar...wah bangkrut.
Banyak orang mulai takut dengan bayang bayang kehancuran dollar, karena banyak Negara-negara tidak mau lagi menyimpan dollar dalam jumlah banyak, ada yang mulai menyimpan dalam bentuk Euro, Yen dan Poundsterling. Kalau dollar sdh tidak laku...wah petaka besar bagi Amerika karena bukan lagi menjadi Mata Uang Dunia.
Simak video youtube yang menganjurkan kita untuk segera membeli emas utk memproteksi kekayaan kita.






Kalau anda search di youtube tentang Dollar, anda akan tahu kalau banyak sekali orang mulai pandai, mereka mulai membeli emas utk mengamankan asset mereka.
Untuk orang Indonesia, problemnya adalah EMAS ITU MAHAL. Susah rasanya menyisihkan 1 juta perbulan utk membeli EMAS. Tetapi jangan kuatir, sudah ada solusi untuk itu bahkan Anda bisa berbisnis ditengah runtuhnya Dollar. Ingat Ada dampak positif dan dampak negatif dari inflasi.
Tergantung anda memilih diposisi mana? Tentunya ingin yang diuntungkan daripada dirugikan.
Ada strategi membeli Emas dengan hanya membayar 1/3 dari harga emas tsb. Bahkan anda bisa memiliki 100 gram emas hanya dengan modal 12 juta rupiah.
Temukan rahasianya sekarang di STRATEGI INVESTASI EMAS
Kenaikan harga emas di ramalkan bisa lebih dari 100% dari harga sekarang. Buruan sebelum anda jadi penonton. Simpan uang anda dalam bentuk Emas. Karena menyimpan dalam bentuk uang di bank, apalagi dalam bentuk dollar, uang anda akan menyusut nilainya termakan inflasi. Kalau seluruh dunia sudah memburu Emas, harga emas bisa tidak terkendali dan kenaikanya diluar perkiraan kita.
Beli emas sekarang juga, baca pedoman investasi emas di Strategi Investasi Emas

Tuesday, May 5, 2009

Menabung, Siapa Yang Diuntungkan?

Menabung di bank, siapa yang diuntungkan?
Kalau anda tidak ada kepentingan bisnis atau transaksi bisnis online semisal transfer dana, bayar kartu kredit, atau sebagai media menerima pembayaran dari pihak lain maka "menabung di bank is a waste of time and money". Betapa tidak? Memang menyimpan di bank lebih aman, tetapi kalau dana hanya sedikit katakanlah dibawah 10 juta maka akan lebih bagus kalau dana tsb anda bekukan dengan cara membeli emas. Bisa emas batangan pecahan kecil mulai dari 1 gram, 2 gram, 5 gram atau 10 gram. Dipilih emas pecahan kecil-kecil krn sewaktu-waktu anda butuh uang cash, anda tinggal datang ke bank atau pegadaian. Dan nilai taksir cukup tinggi minimal 80% dari nilai emas dan maksimal 93% dari nilai emas tsb. Jadi emas kita gadaikan kemudian bila sdh ada dana, kita tebus lagi. Apabila belum ada dana , ya kalau jatuh tempo cukup diperpanjang saja. Biaya penitipan murah sekali. Tidak memberatkan. Dari pinjaman 2 juta saja, paling 1 bulan biaya titip sekitar 40 ribuan saja.
Kenapa kok digadaiakan? Karena harga emas itu tiap bulan atau tiap saat naik terus, jadi kalau dijual alangkah sayangnya. Karena kalau anda membeli lagi boleh jadi harga sudah beda. Alias anda rugi. Bayangkan kalau anda mampu mempertahankan kepemilikan emas hingga 5 tahun, wah kenaikannya bisa berlipat ganda. Untuk lebih jelas tentang kenaikan harga emas silakan anda kunjungi tabel harga emas.
Jadi sebetulnya emas tidak untuk dijual, tetapi untuk dipertahankan sebagai asset. Kalau anda butuh modal, ya gadaikan saja emas. Biaya titip super murah, untung dari usaha/bisnis sangatlah cukup kalau hanya untuk menutupi biaya penitipan. Jadi bisnis anda lancar, emas anda aman. Karena bisa diperpanjang sepanjang mungkin.
Beda halnya kalau anda menabung di bank dalam bentuk rupiah, seandainya saat ini anda mampu menabung 5 juta dan karena sesuatu hal anda tidak mampu menambahnya hingga 5 tahun ke depan, tentu jumlahnya paling jadi 5,2 juta ditambah bunga. Tetapi kalau dibelikan emas semua, maka 5 tahun kedepan jumlahnya menjadi besar sekali.

Monday, April 27, 2009

Runtuhnya Atheisme ( Irreligion )


Coba kita amati segala sesuatu yang berpasang-pasangan, agar mudah kita ambil contoh dari benda-benda yang secara "anatomi" gampang untuk di "bedah" dan dimengerti fungsinya. Kalau kita mengambil contoh dari benda yang rumit, ditakutkan hanya orang-orang yang tertentu saja yang bisa menangkapnya. Terlebih dulu kita ambil contoh dari yang mudah, untuk selanjutnya kita bahas ke hal-hal yang lebih rumit.

1. Handphone dan Charger
Dua benda ini sengaja diciptakan secara berpasangan. Kalau salah satu pasangan dihilangkan, maka salah satunya akan "tidak berfungsi". Seorang atheis dia beranggapan bahwa alam semesta dan mahluk hidup ini ada dengan sendirinya tanpa ada penciptanya. Mereka juga beranggapan bahwa mahluk hidup ini ada karena sebuah kebetulan saja.
Sekarang coba kita lihat dan kita kaji anggapan mereka, bahwa segala sesuatu ada karena "faktor kebetulan saja". Perhatikanlah handphone anda, tiap handphone pasti telah dilengkapi dengan baterai dan lubang charger. Baterai didisign utk dapat menyimpan listrik selama kurun waktu yang cukup lama, dan lubang charge dirancang khusus untuk masuknya "plug/jack" pada charger. Pada lubang tersebut ada jarum berkutub positf dan didinding berkutub negatif. Dan begitu pula pada ujung jack charger. Ukurannya pun sangat tepat, tidak poleh sempit dan tidak boleh longgar. Semua telah didesign secara akurat.
Apabila Handphone dan Charger dipandang sebagai dua buah benda yang ada secara kebetulan, maka tidaklah mungkin sebuah charger akan tahu bahwa dia harus memilik ujung "plug/jack" yang berukuran tepat dan memilik dua buah kutub postif dan negetif untuk mengisi arus listrik pada baterai handphone. Tidaklah mungkin sebuah design yang rumit ada dengan sendiri nya dan tidaklah mungkin sebuah benda yang keberadaannya karena faktor "ada dengan sendirinya" atau faktor "kebetulan" mengetahui secara pasti design dan anatomi calon pasangannya.

2. Laki-laki dan Perempuan.
Seorang penganut paham atheisme beranggapan bahwa manusia ada dengan sendirinya, kita ada karena faktor kebetulan saja. Sekarang mari kita kaji anggapan meraka.
Laki-laki secara biologis dilengkapi dengan organ-organ yang berfungsi untuk reproduksi, kalau kita bahas secara ilmu kedokteran akan sangat rumit sekali. Untuk itu kita bahas secara sederhana saja yang penting intinya sama. Pada sperma laki-laki terdapat bagian-bagian yang berfungsi hampir sama dengan "roket peluncur satelit" buatan NASA. Perhatikanlah anatomi roket, dia terdiri dari beberapa bagian; roket pendorong, kepala roket yang berisi "satelit" dan lapisan pelindung panas. Ketika dinyalakan maka roket pendorong akan menyala dan mengangkat roket tersebut ke angkasa, satu persatu roket tersebut akan habis bahan bakarnya dan untuk selanjutnya dilepaskan dan roket berikutnya akan menyala. Begitu seterusnya dan setelah mencapai orbit yang dikehendaki maka kini tinggal bagian kepala roket saja yang tersisa. Maka kepala roket akan membuka dan dikeluarkanlah isinya yaitu "satelit". Kepala roket terlindung oleh lapisan yang kuat dan aman untuk melindungi bagian terpenting yaitu "satelit". Hal yang sama ada pada sperma laki-laki. Sperma laki laki memilik "ekor" sebagai alat untuk mendorong/bergerak, kepala sperma yang berisi "DNA/Genetik" dan Lapisan Pelindung. Ketika sperma memancar, maka jutaan sperma akan berenang menuju arah yang sama yaitu saluran telur ( ovarium ), dalam perjalanan mereka juga menemui hambatan seperti zat yang bersifat asam pada cairan dinding rahim, untuk itulah diciptakan pelindung dinding sperma. Mereka bergerak cepat menuju orbit yaitu "sel telur". Dari sekian banyak sperma, hanya ada satu yang mampu membuahi sel telur. Yang lainnya ada yang mati dan tidak sampai pada orbit. Ketika telah mencapai sel telur, maka ekor sperma akan lepas dan tinggallah kepala sperma. Kepala sperma yang sudah menancap di dinding sel telur kemudian menembus dinding sel telur setelah itu kepala sperma akan membuka dan mengeluarkan "DNA/Kromosom". Setelah itu terjadilah pertemuan antara kromosom pada sel telur wanita dan kromosom pada sel sperma laki-laki dan secara bertahap terbentuklah janin yang nantinya akan lahir sebagai "manusia baru".
Kesimpulannya adalah anggapan bahwa laki-laki dan wanita yang dianggap ada secara kebetulan atau ada dengan sendirinya oleh paham atheisme adalah suatu kemustahilan dan suatu kebodohan masa lalu.
Bagaiamana mungkin seorang laki-laki mengetahui bahwa nanti spermanya harus didesign sedemikian rupa agar nantinya mampu menempuh perjalanan dan menembus dinding sel telur dengan membawa "DNA" agar terbentuk individu baru. Sesuatu yang ada secara kebetulan pasti tidak akan mengetahui hal-hal yang demikian. Semua itu pasti ada penciptanya yaitu Allah Sang Maha Pencipta.
Bukti penciptaan manusia ini sesuai dengan firman Allah seperti tercantum dibawah ini
"“Sesungguhnya Dia menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan dari air mani pada saat dipancarkan.” (QS an-Najm [53]:45-46).

Wednesday, March 25, 2009

Hukum Forex Online Trading Dari Kacamata Syariah

Tulisan berikut bertujuan untuk menunjang atau memperkuat posting saya sebelumnya mengenai Hukum Forex online trading. Kebetulan sekali saya mempunyai Saudara dekat yang bekerja di Bank Indonesia Jakarta sehingga saya bisa meminta pendapat Beliau mengenai Forex Trading.
Disamping itu posting ini bermaksud menghilangkan keraguan bagi "Para Pencari Hidayah" sehingga bisa segera meninggalkan amalan yang meragukan dan terhindar dari riba. Sesuai dengan hadist Nabi Muhammad SAW "Hadits Arbain Nomor 11 Rasulullah SAW bersabda : Dari Abi Muhammad Al-Hasan bin ‘Ali bin Abi Thalib, cucu Rasulullah – shallallahu ‘alaihi wa sallam- dan “bunga” beliau – radhiyallahu ‘anhuma- ia berkata : “Saya menghafal dari Rasullah – shallallahu ‘alaihi wa sallam- : ‘Tinggalkan segala hal yang meragukanmu menuju segala hal yang tidak meragukanmu”. (H.R. Al-Tirmidzi dan Al-Nasa-i, dan Al Tirmidzi berkata : Hadits ini Hasan Shahih).
Berikut merupakan petikan interview saya dengan Beliau ( Pak Bambang ) mengenai Hukum Forex Trading.

  • Anto Kiswanto : "Pak mohon commentnya mengenai artikel saya Hukum forex trading."
  • Pak Bambang : "Sudah kubaca articlenya, cukup bagus. Forex terkait erat dgn transaksi derivatif, yang underlying transaksinya sudah tidak jelas lagi karena beranak pinak nggak karu2an. Hal tsb yang jadi pemicu krisis saat ini. Alhamdllh sistim yang dianut oleh perbankan syariah underlyingnya yang benar2 riel. Dunia barat sekarang banyak yang melirik sistim syariah sbg alternatif, setelah melihat bbrp kegagalan sistim konvensional slm ini. Bukti bhw sistim islam memang mrpk rahmatan lil alamin."
  • Anto Kiswanto : " Terima kasih sekali atas penjelasannya..informasi ini sangat berharga sekali...maraknya bisnis ini dan sayangnya hanya 1 ..2 orang saja yang mau mencari hukum kehalalan bisnis ini. tetapi ada istilah2 yg sy masih awam..maklum sy bukan dari perbankan..spt istilah derivatif, underlying....insya Allah nanti saya tambahkan di blog..agar masyarakat umum memahaminya. Saya sgt setuju dg sistem syariah..benar2 rahmatan lil alamin
  • Pak Bambang : "Derivatif itu mrpk transaksi turunannya, misal dlm foreks yang diperdagangkan adlh kemungkinan melemahnya mata uang satu thd mata uang lainnya, atau dlm bursa komoditi yang diperdagangkan bukan brg nya melainkan kemungkinan kenaikan harganya. Inikan spekulatif (spt judi) yang dilarang dlm prinsip syariah. Kalau underlying artinya transaksi tsb betul2 ada dasarnya spt jual beli, sewa menyewa dlsb nya
  • Pak Bambang : "Kalau utk transaksi riel spt ekspor impor is ok. Tapi kalau derivatif jelas dilarang krn ada unsur spekulatif. Yang jadi masalah ada yang diwilayah abu2 (grey area) misalnya transaksi yang dilakukan dalam rangka hedging (melindungi kemungkinan perubahan fluktuasi kurs) inikan batasannya dgn speculatif sangat tipis. Ini nanti yang akan kita kaji batasannya bersama dgn DSN MUI, sebelum kita keluarkan ketentuannya. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh"

Demikian tadi penjelasan sekilas dari Pak Bambang ( yang bekerja di Bank Indonesia ...maaf saya lupa menanyakan jabatan Beliau ) mengenai Forex Trading. Mengapa kok saya tanya Beliau kok ndak tanya Pak Ustadz saja. Tunggu dulu...kalau kita langsung tanya Pak Ustadz tentu Beliau bertanya Forex itu apa? Dan kita dengan singkat menjawab Forex itu jual beli mata uang asing. Nah....dari situ saya yakin pendapat-pendapat mengenai kehalalan Forex bisnis karena ketidaktahuan secara pasti sistem yang bekerja di Forex Online Trading. Fatwa yang saya petikan di posting saya sebelumnya itu untuk "TRANSAKSI RIIL". Benar-benar ada serah terima uang cash dan uang tersebut untuk keperluan yang jelas spt import-export, membeli produk yang harganya Dollar, atau Poundsterling, pergi haji sehingga butuh Dinar dan lain sebagainya.

Dan anehnya seseorang berani mengacu FATWA kehalalan forex trading dengan FATWA MUI tadi...loh..apa ndak membaca salah satu butir pasalnya yang dengan jelas menyatakan boleh membeli Valas asal tidak bertujuan untung-untungan atau spekulasi.

Kita jangan terkecoh dengan istilah FOREX saja.....mohon digarisbawahi...FOREX itu memang betul JUAL BELI VALAS, tetapi untuk tujuan RIIL bukan untuk FOREX GAME.

Kalau kita punya 1 dollar maka bisa kita jual senilai kurs yang berlaku misal 11.400 rupiah dan cash. Kalau forex game kita punya 1 dollar ya...tergantung leverage nya bisa 1:400 , 1:200 dan lain sebagainya...apa itu real.

LEVERAGE: Dalam Forex trading, margin yang kecil dari deposit anda dapat sebagi perwakilan atas nilai kontrak yang diperjual-belikan. Leverage ini memberikan peluang bagi trader untuk membuat “extraordinary profits” dan secara bersamaan menjaga resiko capital seminimalnya. Beberapa “Forex firms” menyediakan 100 : 1 leverage, artinya dengan deposit $100 dollar pada Spot Market seorang trader dapat transaksi beli-jual sebesar $10,000 worth of currencies. Dan pergerakan 1 pips menghasilkan $1.

Sebetulnya tanpa leverage saja, kalau bertujuan spekulasi tentu berubah jadi JUDI, apalagi ditambah leverage..maka bertambah kabur dan tidak jelasnya bisnis ini. Kok bisa kita punya 100 dollar berubah menjadi senilai 10.000 dollar. Yang 9.900 dollar itu uang beneran bukan? dan yang nambahi siapa? Wah jelas sekali...ini bukan uang real..bukan bisnis real..dan serba tidak real..kalau memang kita berniat menukar 100 dollar ke Rupiah...kenapa tidak pergi ke Bank dan kita tukar saja..kan selesai. Itu baru real bukan untuk untung-untungan.

Dulu saya juga sempat terjun di Forex Trading dan menekuni bisnis ini...walaupun hanya mikro forex dengan total deposit hanya 400 USD....tetapi ada hal yang mengganjal..setelah mengetahui sistem bisnis ini...sehingga tidak saya teruskan...dan berusaha bertanya kesana sini mengetahui hukum bisnis ini. Karena bertanya adalah bagian dari Belajar..

Mudah-mudahan bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Facebookers

TopOfBlogs