Tuesday, October 19, 2010

Kabar Gembira Buat Ibu Rumah Tangga atau Para Pencari Income Tambahan

Sebelumnya saya ucapkan berjuta-juta terima kasih kepada para pengunjung blog ini, mudah-mudahan informasi yang saya berikan bisa bermanfaat utk para pengunjung. Saya tidak menyangka kalau jumlah kunjungan/visitor blog ini cukup besar bahkan berada di urutan no.1 google dg kata kunci "Kurs Rupiah Hari Ini". Sungguh diluar dugaan, krn blog ini kami buat sekedar menjadi "tempat menyalurkan hobby menulis".
Sembari menyalurkan hobby "baca tulis" saya coba manfaatkan blog ini utk memperoleh "income tambahan" dan lagi-lagi hasilnya cukup menggembirakan buat saya. Dari mana saya mendapatkan income tambahan?
  1. Reseller Ebook
Dalam memilih bisnis online saya "extra hati-hati" karena calon pembeli yang saya hadapi tidak bertatap muka langsung. Sehingga kalau mengecewakan hasilnya, bagaimana saya harus meminta maaf kepada mereka? Jadi faktor "halal" berada diurutan NO.1 . Mungkin saya bisa tutup mata toh mereka tidak pernah kenal saya, tetapi bisnis jual beli syaratnya adalah "suka sama suka" dan produk yang dijual adalah produk halal. Jadi kalau mereka/para pembeli kecewa maka bisa jadi uang yang dihasilkannya pun menjadi "haram". Inilah yang paling ditakutkan. Jadi punya dosa dengan orang lain karena "menipu" dan dosa karena mencari uang dengan cara haram pula.
Dari salah satu reseller ebook yang saya ikuti, telah menghasilkan Rp.7 jutaan. Jumlah yang sangat besar dibanding modal yang hanya 250 ribu saja. Berikut saya lampirkan screenshot dari member area ebook tersebut.
Tetapi anda harus benar-benar selektif agar tidak kecewa akhirnya. Bagi yang senang dengan pengetahuan baru, memang ebook sangat bagus untuk menambah wawasan. Tetapi bagi yang suka dengan produk real, maka saya sarankan bergabung dengan bisnis seperti di point no 2 yaitu bisnis herbal spt madu, propolis, sari kurma, habbatussauda, royal jelly dan lain sebagainya. Produk real dan kualitas terjamin karena sudah saya seleksi dan mendatangi langsung toko atau agen yang berlokasi di Semarang. Dan sudah mencoba produknya selama 2 bulan ini. Khasiatnya luar biasa, badan menjadi fit dan tahan terhadap flu.


2. Reseller herbal. www.dranto.berkahherbal.com

Awalnya saya kurang percaya dengan "jamu/herbal" apalagi "jamu gendong" karena berita yang saya dengar banyak penjual jamu yang mencampur dengan obat-obatan kimia jadi saya menjadi antipati dengan jamu. Jamu gendong pun saya khawatir akan kebersihan proses pembuatan dan penambahan pemanis buatan.
Tetapi syukurlah, ternyata apriori saya terobati dengan khasiat habbatussauda / jinten hitam yang dibawa teman sebagai oleh-oleh dari pergi haji tahun lalu. Banyak pula telah dijelaskan oleh teman yang kebetulan sebagai ustadz tentang khasiat habbatussauda yang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan manusia. Kemudian saya coba membeli 1 botol dalam bentuk kapsul minyak habbats dan Alhamdullillah badan terasa fit dan enteng. Minggu kemarin sekitar awal bulan Oktober 2010 seluruh keluarga saya terserang Flu berat dengan gejala batuk, pilek, demam, menggigil dan radang tenggorokan. Sukur Alhamdulillah saya tidak ikut tertular, memang tenggorokan saya sempat gatal-gatal tetapi tidak sampai demam dan pilek. Saya baru ingat ternyata 1 minggu sebelumnya saya rutin minum 2 kali kapsul Nigellive. Yaitu kapsul yang berisi minyak zaitun dan habbatussauda. Saya minum bersama 2 sendok madu. Hasilnya memang tubuh menjadi fit dan kebal terhadap infeksi flu. Saya coba browsing di google dan ternyata ada hadist tentang "habbatussauda" juga...wah jadi tambah senang mendengarnya.
Hadist tersebut berbunyi "Rosulullah SAW bersabda "Gunakanlah Habbatussauda, sesungguhnya di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan dari segala penyakit, kecuali mati" (Al Hadits)
Kemudian saya coba browsing dengan bahasa Inggris dan ditemukanlah video youtube tentang khasiat habbatussauda, yang dalam bahasa Inggris diterjemahkan "black seed" atau jinten hitam. Saya amati video tersebut dan intinya telah melalui riset para pakar kesehatan dan memang diakui kandungan zat-zat yang sangat banyak dan bermanfaat bagi kesehatan kita. Dari situlah akhirnya saya berniat utk terus mengkonsumsi herbal ini secara rutin. Harga sangat murah hanya 20 ribuan satu botol. Karena saya tertarik untuk mengkonsumsi secara rutin, maka saya tidak mau membeli di toko atau agen, saya ingin lebih dari itu. Yaitu sebagai Reseller sehingga saya bisa mendapat harga bagus dan bonus yang mengalir pula.
Kemudian bergabunglah saya dengan www.dranto.berkahherbal.com . Tadi pagi saya mendaftar sebagai AGEN dengan biaya 200 ribu, sore ini saya lihat saya sudah dapat profit sharing (bagi hasil ) sebesar Rp.8000 rupiah. Wah hebat sekali??? Padahal baru beberapa jam saja, pagi saya daftar dan sore saya lihat sudah dapat bonus...pikir saya wah bakalan bisa mengkonsumsi herbal dengan gratis tiap bulan nih...dari bonus yang saya terima saya belikan produk herbal...hebat bukan?
Berikut saya lampirkan screenshot dari member area berkahherbal.com


Peluang bonus dari bisnis reseller ini cukup menggiurkan
1. Bonus 100.000 rupiah kalau kita bisa mengajak orang lain utk menjadi AGEN.
2. Bonus Profit Sharing/bagi hasil dari profit penjualan.
3.Komisi penjualan
4. Dan paling penting kita memilik toko online spt contohnya www.dranto.berkahherbal.com tanpa repot-repot membuat web, menyiapkan produk, dan memikirkan cara pengiriman barang.
5. Sistem Bekerja 24 jam.
6.Produk bisa untuk sendiri dan keluarga sebagai upaya menjaga kesehatan. Ingat biaya rumah sakit sekarang sangat mahal. Lebih baik mencegah daripada berobat.

Demikian tadi ulasan saya tentang manfaat yang saya peroleh dari blog ini. Mudah-mudahan bermanfaat dan menambah wawasan para pembaca. Apabila ada comment silakan kirim comment kepada saya.
Thanks



Wednesday, September 29, 2010

Harga Emas Sentuh Level Rp.500 Ribu Per Gram pada Tahun 2011

Memprediksi kenaikan harga emas semudah menghitung 1 + 1 = 2. Betapa tidak, logam mulia yang satu ini bisa dipastikan mengalami kenaikan harga tiap tahunnya. Apakah karena supply dan demand? Bisa ya bisa tidak. Harga emas berbeda dengan harga cabe merah keriting atau daging yang mengalami fluktuasi karena faktor supply dan demand. Kita lihat saja pada saat mau lebaran, harga cabe mengalami pelonjakan yg signifikan mencapai ratusan persen dari harga normal. Itu karena faktor supply dan demand. Ketika lebaran sudah lewat maka harga kembali ke harga normal. Kalau semua orang menderita maag dan harus mengurangi konsumsi cabe maka harga cabe bisa terjun bebas.
Tidak demikian dengan emas, harga emas memang terkadang fluktuasi karena faktor supply dan demand. Tetapi sifat fluktuasi ini hanya jangka pendek. Terkadang naik terkadang turun tetapi sifatnya "jangka pendek" saja. Emas memiliki nilai intrinsik bukan nominal. Nilainya tetap tidak berubah. Tidak ditentukan oleh negara atau faktor supply dan demand. Jadi emas sejak jaman Raja-raja pra sejarah sampai jaman modern skr ini nilainya sama. Zaman Nabi pun harga 1 ekor kambing 1 Dinar. Sekarang pun masih sama kalau dikurs 1 Dinar sekitar 1,4 jutaan. Tentu kambing yang bagus.
Jadi Nilai Emasnya tetap tetapi Nilai Mata Uang Nominallah yang mengalami penurunan. Kesimpulannya Nilai Intrinsik itu konstan sedangkan nilai mata uang Nominal berubah-ubah tergantung tingkat inflasi. Kecendurungannya adalah melemah tiap tahunnya. Bersiap-siaplah untuk "redenominasi" di tahun-tahun mendatang.
Dari prediksi matematis yang simple, diprediksi bahwa harga emas 24 Karat di tahun 2011 adalah 500 ribu per gram. Bisa terjadi di pertengahan tahun atau di akhir tahun 2011.
Untuk lebih detail tentang prediksi Harga Emas di Tahun 2011 sampai dengan 2040 silakan kunjungi situs www.ayo-investasi.com

Monday, September 27, 2010

Kabar Gembira! Web www.ayo-investasi.com telah aktif kembali

Akhirnya web www.ayo-investasi.com telah aktif kembali setelah mengalami masa maintainance beberapa saat. Dari web ini anda bisa memantau harga emas dari bulan-bulan sebelumnya sehingga bisa memahami pergerakan harga emas yang cenderung meningkat tiap tahunnya. Silakan anda kunjungi web www.ayo-investasi.com untuk info lebih jauh.
Salam sukses untuk semua.

Tuesday, August 3, 2010

Redenominasi Rupiah Suatu Kepastian

Redenominasi Rupiah adalah suatu tindakan yang pasti akan terjadi. Kalau tidak tahun dekat maka tahun-tahun mendatang. Redenominasi merupakan pemotongan nominal uang tanpa mengurangi nilai tukarnya. Kok pasti terjadi? Bagaimana ceritanya? Gampang saja, kan di postingan saya sebelumnya yang berjudul "Keanehan Mata Uang Yang Kita Pakai" sudah saya jelaskan bahwa inflasi menyebabkan pecahan terkecil menjadi tidak berguna. Dalam bhs awam, duit cepek bisa dibelikan apa? Nah hal itu merambat terus sampai ke pecahan 500 rupiah. Kalau inflasi yg menyebabkan harga-harga barang naik terus, lama lama uang logam 500 rupiah bernasib sama kaya uang cepek tadi. Otomatis jadinya seperti meteran penjahit. Coba amati meteran penjahit kan dimulai dari angka 0 sampai 200. Kalau meteran sdh lama dan rusak. Angka nolnya putus. Maka penjahit akan menganggap angka 1 sebagai nol dan angka 101 sebagai 100. Begitu seterusnya, nah kalau tiba angka 99 yg dipotong/patah, maka angka 100 dianggap angka 0 dan angka 200 dianggap angka 100 agar ukurannya menjadi sama dengan 1 meter. Itulah kenapa pecahan uang kertas kalau yg pecahan kecil tidak berlaku, pasti akan dicetak pecahan yang lebih besar misal pecahan 100 ribuan dan boleh jadi akan ada pecahan 200 ribuan. Di Zimbabwe ada pecahan bernilai 1 milyar dan pecahan bernilai 1 trilyun. Ini Fakta.
Lagi-lagi saya kok lebih suka pakai bahasa abang becak atau bahasa orang awam, karena bahasa mereka sangat sederhana dan lugas. Redenominasi dalam definisi abang becak adalah penghilangan beberapa angka nol didalam mata uang. Misal uang kertas 1000 rupiah dihilangkan nolnya tiga jadi menjadi bernilai Rp.1 rupiah saja. Dan uang kertas 100.000 menjadi Rp.100 rupiah saja. Begitu seterusnya jadi dalam penulisan akanmenghemat tempat di Kalkulator, di kolom formulir, blangko dan menghemat tinta printer serta tenaga utk berpikir hitung-hitungan. Apalagi kalau IQ pas pasan, wah kebanyakan nol bisa bisa stress krn kebanyakan uang.
Terus bagaimana dengan pecahan 100 rupiah. Ah gampang saja...kita kurangi nolnya tiga ya menjadi 0,1 Rupiah. Alias menjadi 1 sen. Jadi tiap 10 sen sama dengan 1 rupiah.
Kalau redenominasi diterapkan terus bagaimana dengan harga barang? Harga barang ya disesuaikan dengan nilai uang tadi. Kan nilai uang sama hanya berbeda nominalnya saja. Jadi kalau harga nasi bungkus sebelum redenominasi adalah Rp.5000 maka setelah redenominasi menjadi Rp.5 saja. Mudah kan?
Lha kalau harga nasi bungkusnya Rp5.500 menjadi berapa ? Ya 5 rupiah 5 sen. Yang menjadi masalah sebetulnya ketika masa sosialisasi otomatis ada dua pecahan yg berlaku. Yaitu pecahan lama dan pecahan baru. Jadi pecahan yang lama spt Rp.1000 , Rp.10.000 , Rp.100.000 tetap masih berlaku sementara pecahan baru juga sudah beredar spt Rp. 1 , Rp. 10 dan Rp.100 . Jadi kalau seseorang memegang bersama-sama pecahan lama dan baru mungkin akan sedikit berpikir dulu. Bayangkan kalau didompetnya ada uang kertas campur aduk ya Rp.100.000, Rp.1 , Rp.100 , Rp.1, Rp.10 dan Rp 5000 tentu perlu sedikit pembiasaan.
Kendala terjadi pada anak-anak SD dan TK. hahahahahaha....hitung hitungan mereka belum sampai kesana. Paling 1 + 1 = 2. Kalau mereka dikasih Papanya uang saku Rp1000 + Rp.1 mereka pasti bengong...jadinya uangnya berapa nih Papa?
Papanya menjawab: "Coba tanyakan ke Guru Bhs. Indonesia saja, karena beliau pasti bisa menjawab karena ini soal cerita, jangan tanyakan ke Guru Matematika karena beliau kalau ditanya angka menjawab dengan angka pula. Nanti hasilnya hasilnya jadi 1001 donk..kan jadi salah.
Anaknya menjawab: " oh gitu ya Pah!" Kalau gitu yang kerja di Bank dulu Guru Bahasa Indonesia semua ya Pah? Kan mereka pandai menghitung uang?
Papanya menjawab: " wah nak gara gara uang kok papa jadi harus sekelas dengan kamu lagi . wkwkwkwk."
Anaknya menjawab: "Kalau gitu kalau besar aku jadi Guru Bhs Indonesia saja ah..biar bisa kerja di Bank"
Papanya menjawab: "Hahahaha...ntar aja kalau kamu sudah SMP papa jelaskan"

Tapi tenanglah..krn redenominasi hanya masalah teknis penyederhanaan nominal saja bukan nilai uang itu. Dan setelah redenominasi akankah disusul oleh redenominasi lainnya? Ya pasti karena inflasi menyebabkan pecahan kecil menjadi tidak berguna lagi. Misal secara bertahap karena inflasi dan kenaikan harga, harga permen yang tadinya cuma 5 Sen berubah menjadi Rp.1. Begitu seterusnya maka orang tidak mau lagi pegang 5 sen krn tidak bisa dibelikan apa-apa. Sama spt uang koin Rp.100 saat ini. Dengan uang cepek anda bisa beli apa???? Paling jatuhpun anda males mengambilnya.
Mungkin saya agak GR jangan-jangan pemerintah membaca ramalan tentang harga emas di posting sebelumnya yang meramalkan harga emas per gram akan berada di level 1000.000 pergram dan itu pasti. hehehe..I hope so..wkwkwkwk

Tuesday, July 20, 2010

Boediono Luncurkan Pecahan Rp10.000 Baru

Wakil Presiden Boediono hari ini, Selasa 20 Juli 2010, akan meluncurkan uang desain baru dengan nominal Rp10.000 dan Rp1.000. Peluncuran ini sebenarnya molor dari rencana semula Juni 2010. Salah satu sebab Bank Indonesia mengeluarkan pecahan Rp10.000 baru ini karena kemiripan warnanya dengan Rp100.000, dan kerap tertukar. Karena itu, Bank Indonesia mengeluarkan warna yang berbeda. Pada edisi uang Rp10.000 dulu, warnanya merah keunguan. Sedangkan pada desain baru menggunakan warna biru muda.
Bank Indonesia juga akan menerbitkan pecahan Rp1.000 dalam bentuk koin. Koin baru ini berbahan campuran perak dan tembaga, sedangkan sebelumnya seluruhnya terbuat dari aluminium.
Sedangkan menurut pendapat saya pribadi , dari kacamata "orang awam". Peluncuran koin 1000 rupiah ini sbg antisipasi apabila koin 500 rupiah tdk berlaku lagi spt halnya koin 100 rupiah yang sudah mulai ditinggalkan. Koin 100 rupiah atau cepek ini bila terjatuh dijalan, hampir-hampir tidak ada yang mau memungutnya. Posting saya sebelumnya tentang keanehan mata uang yang bernilai nominal sepertinya memang akan terjadi.

Friday, July 16, 2010

Peluang Bisnis Retailer Kursi Lipat Jati Serbaguna


Ini baru peluang bisnis real, mudah dan masih "fresh". Kami memberi kesempatan kepada anda untuk mendapatkan income tambahan menjadi distributor Folding Table Set for Kids. Bahan Kayu Jati, Kualitas Export, Tanpa Paku. Konstruksi kuat dg Lem dan Screw.
Untuk wilayah Semarang pembelian minimal 10 Set, untuk Jawa Tengah minimal 20 Set. Dan Jawa Timur dan Jawa Barat minimal 60 Set. Informasi pemesanan silakan kunjungi Distributor Kursi Lipat




Perbandingan Ukuran Kursi Lipat dengan Kursi Makan Dewasa

Apabila anda berminat, silakan memesan sample produk. Ongkos kirim menjadi tanggung jawab pemesan/pembeli. Produk sample kami hargai 140rb per pcs. Mengingat minimal produksi 5 pcs, maka pengiriman sample setelah kami menerima permintaan total 5 pcs dari calon pembeli yang lain.
Terima kasih dan Salam Sukses.
Anto

Tuesday, May 25, 2010

Dollar Menguat. 1 Dollar = Rp. 9.382,-

Krisis keuangan Yunani berdampak pada pelemahan Euro. Otomatis negara-negara Uni Eropa pemakai mata uang Euro terkena imbasnya. Akibatnya para pelaku bisnis enggan menyimpan uangnya dalam bentuk Euro karena takut mata uang tersebut mengalami pelemahan terus menerus. Saat ini saja di Indonesia Euro melemah cukup tajam, hari ini Euro diperdagangkan pada kisaran 11.500 Rupiah. Boleh jadi akan merosot terus sampai dibawah 11.000. Selama krisis Eropa bertambah parah.
Akibatnya Dollar mendapat "tempat yang bagus" sebagai sarana lindung nilai. Banyak aksi borong dollar yang menyebabkan nilai tukar dollar naik di berbagai negara. Sampai berapa lama Dollar akan terus menguat? Selama krisis ekonomi Yunani belum ada tanda-tanda membaik, maka Dollar akan cenderung menguat. Kalau dampak krisis Yunani merembet ke negara-negara uni eropa, maka kemungkinan pelemahan mata uang Euro akan makin besar pula.
Belum selesai krisis keuangan Amerika, kini disusul krisis ekonomi Yunani. Negara mana lagi yang akan mengalami krisis selanjutnya? Pasti akan ada...dan pasti akan ada pula pengaruhnya terhadap negara lain. Ini semacam efek domino. Karena sistem keuangan dunia yang sama, mata uang kertas bernilai nominal, bukan mata uang Dinar/emas yang bernilai intrinsik/sesungguhnya. Sehingga ketika mata uang satu lemah terjadi borong mata uang yang lebih kuat. Begitu pula sebaliknya, apabila Euro menguat, terjadi aksi beli Euro dan aksi jual Dollar. Akibatnya Dollar melemah. Gonjang-ganjing semacam ini dirasa tidak adil bagi Indonesia sebagai pemegang "soft currency". Sebagaimana kita ketahui bahwa dalam dunia valas, mata uang dibagi dalam dua kelompok yaitu
  1. Hard Currency
  2. Soft Currency
Secara mudah Hard Currency adalah mata uang yang nilainya cenderung stabil dan rendah inflasi. Sedangkan Soft Currency cenderung sangat fluktuatif dan tinggi inflasinya. Contoh Hard currency adalah US Dollar, British Poundsterling, Dollar Canada, Euro, Australian Dollar, Yen dan Swiss Franc. Apabila terjadi krisis moneter yang berakibat melemahnya salah satu dari hard currency diatas maka pada umumnya para pelaku pasar akan mengalihkan dana mereka ke salah satu dari Hard Currency yang lain.
Dalam bisnis export import, hampir seluruh pelaku bisnis memakai mata uang US Dollar dan Euro. Sehingga apabila terjadi pelemahan kedua currency tsb maka akan merugikan exporter. Sebagai contoh ketika Rupiah menguat sampai 8.800,- per Dollar, maka exporter sudah mulai was was. Karena otomatis profit margin mereka akan ikut turun. Misal harga 1 buah Kursi sebesar 100 USD. Berarti dia hanya menerima 100 USD X 8.800 = Rp.880.000,-. Bandingkan kalau Dollar menguat menjadi 9400. Tentu menjadi 100 USD X 9400 = Rp.940.000,-. Beda 60.000. Kalau penjualan 1000 pcs kursi, tinggal kalikan saja selisihnya. Celakanya kalau Dollar dibawah level 8000, bisa jadi byk perusahaan "collapse". Karena sulitnya menaikkan harga jual kpd customer mereka, belum lagi persaingan dg Negara produsen lainnya spt China, Vietnam dan Malaysia. Dilain pihak kalau Dollar teramat jatuh hingga level Rp.10.000, maka importer gantian panik, karena otomatis harga produk import jadi naik. Penjualan pasti sepi. Itulah susahnya memakai "fiat money" atau mata uang keluaran Bank Central. Membingungkan perekonomian negara terutama negara berkembang. Jika export maju dan negara memiliki devisa dalam jumlah besar maka biasanya Rupiah menguat dan Dollar melemah. Tetapi bila export sepi, dan devisa menipis, maka Dollar menguat dan Rupiah melemah. Akibatnya serba salah. Intervensi BI saya pikir cuma menguntungkan Negara Maju. Untuk bisa lepas dari "satanic cycle ini" ya harus keluar dari "sistem keuangan global" yang sudah terintegritas ini. Pakai mata uang yang bernilai intrinsik/real yaitu Emas dan Perak. Dinar dan Dirham. Kalau semua negara memakai standar yang sama yaitu Dinar dan Dirham, mungkinkah terjadi perbedaan nilai yang berakibat aksi jual dan beli mata uang??? Mungkinkah timbul bisnis forex trading? Jelas tidak mungkin. Sehingga stabilitas perekonomian dunia lebih terjaga.
Exporter dan Importer sama-sama diuntungkan, tidak perlu pusing dengan fluktuasi mata uang. Sehingga fluktuasi harga produk baik barang export atau import murni karena mekanisme pasar yang alamiah yaitu supply dan demand. Kami yakin sistem ini akan berlaku di masa depan.

Nb: Penting! Ramalan saya ttg perkiraan harga emas spt tercantum diposting sebelumnya telah terbukti. Klik Tabel Harga Emas ini. Apakah anda rela bekerja keras dan dibayar dg kertas utk simpanan hari tua?
Bila situs tabel harga emas tidak bisa diakses. Ketik www.ayo-investasi.com kmd di refresh. Tingginya jumlah pengunjung mungkin menyebabkan server sibuk.

Facebookers

TopOfBlogs